Jakarta –Dunia organisasi profesi dan sektor pertambangan tengah diwarnai kabar yang menjadi perhatian publik. Setelah wafatnya Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Asosiasi Pengusaha dan Pekerja Pertambangan Republik Indonesia (LSP APPPRI), Rina Masita Yunita, akibat kecelakaan lalu lintas, kini tongkat kepemimpinan lembaga tersebut resmi dilanjutkan oleh sang adik, Anita Maharani.
Kepergian Rina Masita Yunita sebelumnya sempat mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan advokat, organisasi profesi, serta jaringan lembaga sertifikasi nasional. Almarhumah dikenal aktif mendorong penguatan sertifikasi kompetensi tenaga kerja di sektor pertambangan.
Sebagai penerus kepemimpinan di LSP APPPRI, Anita Maharani menyatakan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan serta visi yang telah dibangun oleh kakaknya selama ini. Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar jabatan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap dedikasi almarhumah dalam memperjuangkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.
Untuk mengenang perjuangan sang kakak, Anita Maharani langsung mengambil langkah dengan menyiapkan program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi di sektor pertambangan yang akan segera digelar dalam waktu dekat.
Program tersebut meliputi beberapa skema sertifikasi penting, yaitu:
- Pengawas Operasional Pratama (POP)
- Pengawas Operasional Madya (POM)
- Pengawas Operasional Utama (POU)
- Sertifikasi Surat Izin Operator (SIO)
Menariknya, dalam program tersebut peserta hanya dikenakan biaya Rp1.500.000, yang tidak termasuk biaya pengiriman sertifikat ke wilayah asal peserta.
Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini direncanakan akan dilaksanakan minggu depan, sementara pendaftaran resmi dibuka mulai 12 Maret 2026 hingga 15 Maret 2026.
Bagi tenaga kerja di sektor pertambangan yang ingin meningkatkan kompetensi dan mendapatkan sertifikasi resmi, pendaftaran dapat dilakukan melalui website:https://layanan-sertifikasi.gt.tc/apppri/daftar dan menghubungi WhatsApp di nomor 0858-4924-9219 Official APPPRI
Langkah cepat yang diambil Anita Maharani ini pun menjadi perhatian banyak kalangan. Selain sebagai upaya melanjutkan program kerja lembaga, kegiatan tersebut juga dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi almarhumah Rina Masita Yunita dalam memperjuangkan peningkatan kualitas tenaga kerja di Indonesia.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, LSP APPPRI diharapkan semakin aktif dalam memperluas program sertifikasi dan pelatihan kompetensi bagi tenaga kerja di sektor pertambangan, sekaligus melanjutkan semangat pengabdian yang telah dirintis oleh almarhumah.













